RSS Feed

PENYELESAIAN SENGKETA

Sengketa merupakan suatu bentuk beda pendapat yang muncul dari adanya suatu keadaan dimana seseorang/kelompok/lembaga yang merasa memiliki hak atas sesuatu yang dikalim oleh pihak lain sebagai milik/kepunyaannya. Sengketa sering terjadi di berbagai sektor kehidupan masyarakat, antara lain di bidang hak kekayaan intelektual, korporasi, lembaga keuangan, asuransi, tanah, lingkungan hidup, lisensi, dan lain sebagainya.

          Namun saat ini penulis hanya akan membahas mengenai cara penyelesaian sengketa secara umum. Di Indonesia, pemerintah telah membentuk suatu badan hukum yang akan membantu setiap anggota masyarakat yang memiliki sengketa untuk menemukan suatu jalan keluar atas sengketa yang terjadi tersebut. Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) adalah badan nasional yang bertindak secara otonom dan independen dalam penegakan hukum dan keadilan. Setiap pihak yang telah membuat perjanjian dengan BANI akan terikat pada perjanjian yang disebut dengan arbitrase. BANI memiliki kekuatan penuh dalam penyelesaian sengketa karena Pengadilan Negeri tidak mempunyai wewenang untuk mengadili sengketa para pihak yang telah terikat dalam perjanjian arbitrase.

          Penyelesaian sengketa melalui arbitrase merupakan salah satu cara untuk menyelesaikan sengketa/beda pendapat secara perdata oleh para pihak melalui alternatif penyelesaian sengketa yang berdasarkan pada itikad baik dengan mengesampingkan penyelesaian secara litigasi di Pengadilan Negeri.

          Jasa Badan Arbitrase Nasional Indonesia memiliki ruang lingkup berupa penyediaan jasa-jasa bagi penyelenggaraan penyelesaian sengketa melalui arbitrase atau melalui bentuk-bentuk alternatif penyelesaian sengketa yang lainnya, seperti mediasi, negosiasi, konsiliasi serta pemberian pendapat yang sifatnya mengikat sesuai dengan peraturan prosedur BANI atau peraturan lainnya yang telah disepakati bersama.

          Klausula arbitrase

          adalah suatu klausula dalam perjanjian antara para pihak yang mencantumkan adanya kesepakatan untuk menyelesaiakan sengketa yang timbul antara para pihak melalui proses arbitrase. Klausula arbitrase sebagaimana yang disarankan oleh BANI isinya adalah sebagai berikut : Semua sengketa yang timbul dari perjanjian ini, akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturan-peraturan administrasi dan peraturan-peraturan prosedur arbitrase BANI, yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir.

          Prosedur Arbitrase

          Apabila para pihak dalam suatu perjanjian atau transaksi bisnis secara tertulis mencantumkan klausula arbitrase yaitu kesepakatan untuk menyelesaikan sengketa yang timbul di antara mereka sehubungan dengan perjanjian atau transaksi bisnis yang bersangkutan ke arbitrase di hadapan Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI), atau menggunakan peraturan prosedur BANI, maka sengketa tersebut akan diselesaikan dibawah penyeleng­garaan BANI berdasarkan peraturan tersebut, dengan mem­perhatikan ketentuan-ketentuan khusus yang disepakati secara tertulis oleh para pihak, sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan undang-undang yang bersifat memaksa dan kebijaksanaan BANI. Penyelesaian sengketa secara damai melalui arbitrase di BANI dilandasi itikad baik para pihak dengan berlandasan tata cara kooperatif dan non-konfrontatif.

          Perwakilan dari Pihak yang Bersengketa

          Para Pihak dapat menunjuk wakilnya / kuasanya dalam penyelesaian sengketa yang diajukan ke BANI dengan suatu surat kuasa khusus. Namun apabila yang menjadi wakil adalah seorang penasehat asing atau penasehat hukum asing dan perkara arbitrase tersebut adalah mengenai seng­keta yang tunduk kepada hukum Indonesia, maka penasehat asing atau penasehat hukum asing hanya dapat hadir apabila didam­pingi penasehat atau penasehat hukum Indonesia.

          Arbiter

          Dalam Permohonan Arbitrase pemohon dan dalam jawaban termohon atas permohonan tersebut termohon dapat menunjuk seorang Arbiter atau menyerahkan penunjukan tersebut kepada Ketua BANI. Yang dapat dipilih oleh para pihak sebai arbiter hanyalah mereka yang diakui termasuk dalam daftar arbiter yang disediakan oleh BANI dan/atau memiliki sertifikat ADR/Arbitrase yang diakui oleh BANI dapat bertindak selaku arbiter berdasarkan peraturan prosedur BANI yang dapat dipilih oleh para pihak. Arbiter harus sekurang-kurangnya terdiri dari seorang arbiter ( arbiter tunggal ) atau tiga orang arbiter tergantung pada kesepakatan para pihak yang diatur sebelumnya dalam perjanjian antara mereka.

          Pendapat yang Mengikat

          Meskipun tanpa adanya suatu sengketa, BANI dapat menerima permintaan yang diajukan oleh para pihak dalam suatu perjanjian, untuk memberikan suatu pendapat yang mengikat mengenai penafsiran ketentuan-ketentuan yang kurang jelas, dalam kontrak penambahan atau perubahan pada ketentuan-ketentuan berhubungan dengan timbulnya keadaan-keadaan baru, dan lain-lain.

          Dengan diberikannya pendapat oleh BANI tersebut, maka kedua belah pihak terikat padanya dan siapa saja dari mereka yang bertindak bertentangan dengan pendapat itu, akan dianggap melanggar perjanjian.

           Melalui pembentukan Badan Arbiterase Nasional Indonesia oleh pemerintah merupakan suatu langkah nyata pemerintah untuk meminimalisir terjadinya sengketa yang berlarut-larut antara pihak yang bersengketa sehingga diharapkan setiap warga negara bisa menyelesaikan setiap perbedaan dan beda pendapat yang terjadi dengan cara yang baik tanpa adanya tindakan-tindakan anarkis yang malahan menyebabkan kerugian bagi kedua belah pihak yang bersengketa. Semoga tulisan ini bisa mengingatkan kita untuk selalu menyelesaikan setiap beda pendapat yang mengakibatkan sengketa dengan cara yang bijak.

Referensi :

 

About RestyFrisda

simple person

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: